Kukecup keningnya, selanjutnya aku beranjak menuju kamar Zahra dan Nadia. Bokep ojol Heny ingin lebih fokus dalam merawat dan mendidik anak-anak kami.Aku tak mempermasalahkan alasannya. Masih teringat ekspresi para tamu undangan yang tersenyum-senyum menyaksikan dua pasang pengantin dengan mempelai pria kembar identik. Kukecup keningnya, selanjutnya aku beranjak menuju kamar Zahra dan Nadia. Kami tampak begitu bahagia dan serasi.“Mandi saja dek, tadi di kantor aku sudah makan”,Aku terpaksa berbohong, meski sebenarnya aku belum makan, pemandangan lusuh yang ada di mataku telah merusak selera makanku.Sementara di kantor, rekan-rekan wanitaku tampilannya modis dan wangi namun di rumah wanita yang menyambutku berbeda bagai langit dan bumi. Pernikan kita dahulu dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan. Kemanapun tampilannya selalu modis dan wangi. “Bener nggak ada masalah mas? Maafkan aku istriku, anak-anakku, aku selama ini hanya bisa menuntut ini dan itu bahkan begitu pengecut untuk sekedar mengutarakan uneg-unegku.




















