Kuhajar kau besok!”
“Udah, tenang aja, nanti juga kamu ketagihan.”Aku melepaskan mulutku dari batangannya yang basah karena liurku, lalu mengocoknya perlahan-lahan dengan tanganku. Bokep asia “Eh, tenang aja, aku benar-benar sayang, walaupun karena ini aku jadi, GAY!”Dengan agak pahit dia mengucapkannya. Aku masih kesakitan walaupun beberapa kali aku pernah diperlakukan begitu. Lalu dia berbalik dan mengambil handponenya di meja.“Ali, kamu masih di kost deket warung itu? Lalu kunyalakan radio yang ada di sebelah dengan volume yang kira-kira bisa mengelabui orang di luar, tetapi tidak terlalu berisik. “Udah, gimana kalo aku putusin dia, kamu seneng?”
“Sebenarnya nggak perlu segitu, asal kamu mau nyediain waktu buat aku, aku udah seneng kok”Setelah lama diam, dia bicara lagi.“Li, kamu mau kan nangani lagu-lagu baruku buat album besok?” Sambil menepuk pundaknya, aku menjawab. Mau hajar aku? Aku persilakan dia. Pertama kelingking, lalu telunjuk, ibu jari, dan akhirnya dua jari sekaligus.“Kamu gila ya? Atau banyak anak-anak band yang sering memakaiku sebagai additional player.











