Mbak Conny tidak langsung pergi ia tertegun melihatku telanjang bulat dan sekilas kulihat ia melirik batang kemaluanku yang dari tadi sudah tegang. Bokep jilbab Uff.. “Minum dulu sayang, biar tambah segar.”
Kuseruput coklat hangat, “Aaahh..” kurasakan kehangatan menjalari tubuhku dan kurasakan kesegaran kembali.Kami berciuman kembali, Mbak Conny tampak sangat menikmati ciumanku ini, matanya terpejam, nafasnya mendesah, dan bibirnya dengan lembut mengecup sambil sesekali menghisap bibir dan lidahku, jari jemari lentik guruku itu mulai bergerak turun menyusup ke balik handukku menuju buah pantatku. “Maafkan saya Mas, saya tidak segaja.. Tiba-tiba Mbak Conny merintih-rintih sambil terus mengulum lidahku. Terlihatlah pemandangan yang sangat indah, aku terdiam sejenak mengagumi keindahan tersebut, kulihat payudaranya yang besar dan masih kencang. “Kali ini giliran kamu ya, Wan. croot.. “Cari penyakit,” gerutuku. “Aaahh aahh oouuhh.. Mbak keluaarr.. Sial, mana hari ini aku pagi-pagi sekali harus sudah menyerahkan laporan bulanan kepada boss.




















