Setelah kamipun ada sekitar lima atau enam pasangan yang datang. Keluarga kami terdiri dari Papaku, Hermawan berusia empat puluh tahun, Mamaku, Lenny berusia tiga puluh enam tahun dan aku, sekarang usiaku delapan belas tahun. Bokeb Dukun itu tampak sedikit terkejut. Kami sekeluarga memiliki usaha yang besar. Kukecupi dan kujilati leher Mama yang halus. Dan kini Mama tidak mengerang, melainkan berteriak keras-keras,
“Aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh………………..”
Kurasakan selangkangannya dan terutama dinding memeknya bergetar bagaikan tubuh orang yang kedinginan sambil menjepit kontolku erat-erat. Tetapi jujur saja, aku mengagumi kecantikan Mamaku. Kulit leher Mama begitu halus di mulutku. Apakah Papa masih merugi walaupun aku dan Mama telah melakukan ritual? Berhubung aku sudah dewasa dan memiliki KTP, aku dihadiahkan mobil sedan yang sering kupakai untuk sekolah maupun jalan-jalan. Yang satu adalah melakukan ritual dengan pasangan yang di bawa ke sini, yang satu adalah untuk menghentikan hubungan seksual dengan suami sendiri.




















