Suaramu sexy.. Felicia dengan terampil mengikuti tempo kocokanku. Bokef Gila, keluarin di dalam. Merasa terganggu dengan celana dalam, aku melepasnya dan juga melepas celana dalam Felicia. Aku di belakang. Musik cerdas yang membuat otakku berpikir setiap mendengarnya. Aku tertawa saja.Kubawa dia ke kamar mandi dan kusiram dengan air! Wah, kebetulan. Kelebihannya adalah lesung pipitnya. Tit.. Jika dia diam saja, aku boleh melanjutkannya. Seksi sekali. Aku merasa belum hebat bercinta. “Boy, AC-nya dikecilin yah?” tangan Felicia sambil meraih tombol AC untuk menaikkan suhu. Kudengar tawa ringan dari Felicia.“Rayuan ala Boy, nih?”“Lho.. Enak.. Oh ya.. Jika ada yang ingin bernyanyi bersama saya, mari.. Agh..” Felicia mengerang keras. Gadis ini wajahnya tidak terlalu cantik. Dia Boy.” aku menganggukkan kepalaku padanya.“Hi Gladys..” sapaku.Kemudian aku berdiri. Bagiku menyenangkan juga mendengar suaranya. Aku melihat ke arah band tersebut dan melihat Felicia ternyata bermain keyboard juga.Felicia bermain solo keyboard sambil menyanyikan lagu “All of Me”.




















