dikeluarkan di dalam apa di luar,” aku masih sempat bertanya.“Di dalam sajaa, berii aku bibitmu sayang,” pintanya.Tak lama kemudian aku merasakan ada dorongan dari dalam yang keluar, “Crroott.. Tangannya langsung meraih batang kejantananku yang masih tegang.“Woowww.. Bokep jepang apa Doon..?, ngoomong doong cepetan, jangan buat aku tengsin di sini.. croott..” entah berapa kali batang kejantananku menyemburkan cairan kental ke dalam rahim Tante Tika yang tampak juga mengalami hal yang sama, selangkangan kami saling menggenjot keras.Tangan Tante Tika meremas sprei dan menariknya keras, bibirnya ia gigit sendiri. “Uhh..” nikmatnya, tanganku menyusup diantara dada kami, meraba-raba dan meremas kedua belahan susunya yang besar itu.“Hmm.. keluaar samaan sayaang, ooh..”Kami berdua berteriak panjang, badanku terasa bergetar dan, “Croot.. jadi kalian juga sudah..” tanya Tante Tika.“Benar Tante, sekarang kami sudah terus terang, sekarang tergantung Tante, boleh nggak saya juga main dengan Tante Merry, kasihan kan suaminya jarang pulang dia juga butuh kepuasan seperti Tante.”“Yahh mau gimana lagi..











