“Basahin sebentar sama ludahmu Yuk..!” pintanya menguji kesediaan Yayuk. Bokeb gimana caranya Mass..” terdengar nada Yayuk bimbang tergiur tawaran Enos. Sini Mas yang bantu bukain bajunya ya..?” hibur Enos sambil menawarkan bantuannya tapi diambil alih sendiri oleh Yayuk. “Bu Heru suka ya? Kalau belum dimasukkan memang belum bereaksi, jadi Yayuk masih bisa meladeni cumbu rayu Enos, saling berbisik dengan juga membalas berkecupan sama mesranya.“Kalau udah di rumah nanti jangan lupa sama Mas Enos, ya Yuk..?”
“He ehh.. Dipikir-pikir nekat juga Yayuk sudah langsung pasrah dengan laki-laki yang baru pertama dikenalnya ini, tapi ketampanan yang memikat serta kepintaran Enos merayu betul-betul sudah menaklukan hati Yayuk. Mereka mengambil transportasi lewat laut yang lebih murah karena dititipi untuk membawa barang-barang berupa perabot meubel pesanan seorang atasan Heru di Jawa. Kebetulan saat menjelang Lebaran itu penumpang di semua angkutan memang penuh. Iyya sshh asyik kocokkannya.. Di sini saja sudah membuat Yayuk mengejang-ngejang dengan rahang terasa kaku.




















