Lovely blonde wife Coco has patiently waited and looked forward to this day all year long. Bokeb Her special day to experience a new man; a day for self-care and self-expression. Coco choosing her husbands best friend Codey is such a rare opportunity for her to feel another mans cock deep inside. Not diamonds, not a pearl necklace, but another mans hot cream facial is her best gift ever!
Selimut yang kami pakai agak melorot sampai sebatas lutut. “Silakan masuk. Pelukan kami sudah melemah. “Bapak mau kopi atau barangkali belum makan?” aku menawarkan sebagai tuan rumah yang baik. Uih begitu mantap dan menggoda. Apalagi kontolnya mengarah ke atas, ingin rasanya mengulum kembali. “Ahhhhh, bang akuuuuu mau nembak!” kataku lirih “Tembakkan didalam, ohhh sayang. Dengan melambai dia melaju dengan perlahan dari rumahku. “Loh kok gak dibuka sih celananya, kan basah bener itu. Aku menggeliat. Telornya aku jilat kemudian. Aku kembali merebahkan badan dan kutarik selimut dan memperbaiki selimut buat dia. Setelah beberapa menit setelah dia menembakkan, laharnya akupun mulai merasakan hal serupa. Sambil tersenyum-senyum ia melorotkan celananya. Besar juga ukurannya. Dan sesekali kuusap dada dan perutnya saat jariku hendak berpindah ke putting yang lain.Aku melorotkan celananya lagi hingg lepas dari kakinya. Diapun tau dan mengangkat pantatnya sehingga celana dalamnya terbebas dari pantatnya. Namun kuhentikan sejenak.Kuputar badanku kea rah dia. Ketika aku menginginkan pelukan seperti di film





















