Ku buka lebar kakinya mengangkang dan pelan2 ku elus lembut. Bokef Perlahan kuraba pahanya yg terbuka dan segera jariku mendarat di ujung selangkanganya.CD-nya msh blm kuturunkan,cuma jariku hanya mengesek belahan vag-nya. Dari sana kemudian beranjak ke posisi yg lbh lumayan…. Kupanggil Tari mendekat dan kuminta dia mengelus elus perutku supaya aga reda sakitnya,dan Tari menurutinya… ena bngt pijitan Tari,shingga mataku merem melek jadinya,hahhaa…Tiba2 aku bangkit dan merangkul Tari. Setelah puas keliling,akhirnya sampailah kami di rumah makan yg bernuansa klasik dimana rumah makan tsbt mempunyai alun2 seperti pondok pribadi,jadi apa yg akan kulakuin nanti lbh privacy dan tertutup dr pandangan org krn pondoknya memang bersekat.“kamu pesan apa say?” kataku mesra.“Tari pesan pecel lele aja bang”.Aku pun segera memesan pada pelayannya… Apa aja yg mau ditambah kutambahkan aja sayuran laen biar banyakan,karna setelah makan nanti,aku juga mau makan lg,tp tentu makan menu ISTIMEWA yang plus plus nantinya,ha..ha…Karena sudah laper bngt,kami makan dgn lahapnya sambil sekali kali kusuap nasi ke




















