Sementara adit asik mengambil foto bagian bawah paha Ratna.Aku tak menyangka ternyata pembantuku sangat pandai mengulum penisku. Pembantu begitu penting bagi kami. XNXX bokep Tak ada perbedaan diantara kami, pembantu dan majikan tidur bersama satu ranjang, bersenda gurau…Hingga esok paginya. “Pak….jangan pak, nanti ibu tau…”kata pembantuku. Fery dan Adit berlomba mengaduk-aduk tubuh ratna. Beberapa kali ratna mengerang sembari kurasakan kontraksi di vaginanya. Kamipun check out, Adit dan Fery pulang kerumahnya dan aku pulang kerumahku dengan pembantuku. Kami punya 4 pembantu wanita. Terimakasih Ratna. “ Dia bisa mijet gak bro, pada pegel nih badan gue.”tanya Adit.” Iya bro, kita ajak jalan-jalan aja, kalo mau ntar kamar gue tanggung deh (kamar hotel maksud Fery).” Setelah bincang-bincang aku panggil si ratna:”Bi…ayo katanya mau belanja.” Kamipun siap-siap dan berangkat. Ratna menuruti perintahku. Dan kami simpan rahasia kami didepan keluarga. “ Kamu, jangan bilang ke ibu. Selain mengerjakan pekerjaan dirumah, mereka juga mengurusi kontrakan dan kos-kosan kami.Satu orang pembantu memutuskan untuk tidak kembali




















