Andi Soraya seperti seekor singa liar yang tidak terkendali. aku ada masalah lain dengan mantan suamiku “
“Sungguh ?” tanyaku meminta kepastian
Dipandangnya diriku dan diberikan ciuman di bibirku
“Sungguh, sayang “ kata Andi Soraya dengan senyuman yang manis
“Terima kasih Mbak Soraya “ kataku sambil mengecup dahinya
“Han .. Bokep montok Aku membuka pintu mobil dan mencoba membangunkan. Beberapa kali ia melakukannya. Kini tertahan oleh tangan Andi Soraya yang berada di depan dadanya, sedikit di bawah kedua putingnya. “Jangan becanda, ah..” Aku hendak mengeluh, tetapi lalu lampu di pojok ruangan menyala. maukah kau selalu meluluskan permintaanku ?”
“Selalu, sayang “ kataku dengan teduh dan memandangnya
“Oke Han .. Jangan tinggalkan tempat.., Saya akan kembali sebentar lagi!”
Aku tersenyum enteng, tetapi sesungguhnya aku berdebar juga. Ia sudah tahu bagaimana berjalan agar terlihat seksi dan menawan. Naik ke atas sampai ke lepitan yang menyembunyikan tombol asmaranya berputar sejenak di sana lalu turun lagi.Mulut Andi Soraya terbuka sedikit, senyumnya menghilang.




















