“Boleh ga saya kirim?”, tanya Chandra.“Hapus ga lu?!”, perintahku. Link bokep Dengan langkah yang sedikit berat karena aku ketakutan, aku memaksakan diri mencari kamar nomer empat belas tersebut.‘Tok tok tok’, aku mengetuk pintu kamar kost nomor empat belas itu, lalu segera saja dibuka, dan tampak seorang pria berdiri di dalam mempersilahkanku masuk. Hingga malam aku terbangun, baru saja jam 19:45, aku mendengar suara sms, entah itu dari Mas Wahyu atau Chandra. Aku jijik dengan diriku ini. Sambil menepuk pundak Candra, Dwi pun berkata, “Lain kali bro, gue capek hari ini, tadi kerjaan banyak…”, lalu ia keluar dari kamar kost.Syukurlah, aku sudah tidak kuat sekarang, hanya bisa menunggu Candra menyelesaikan kemauannya. Inilah sepenggal kisahku, semoga pembaca dapat mengerti posisiku.Namaku Kiki, aku mengenal seorang pria yang bernama Wahyu, saking dekatnya kami, aku sudah menganggapnya sebagai pacarku, bahkan aku sudah membiarkannya meniduriku.




















