Gue boleh ngremesin toked lo. Bokep jilbab bikin konak gue ampir ga ketahan.” syukur Ethan dalam hati. Mobil Ethan mulai menembus kemacetan ibu kota. Sovi jelas ogah. Kursi Sovi dimundurkan agar beri ruang cukup untuk manuver barunya. Tidak peduli teriakan Sovi, tangan kiri Ethan langsung meremas toked Sovi lagi, sedang tangan kanannya langsung meremas memek Sovi. Beberapa saat setelah memeknya merasakan orgasme sekali, sekarang malah semakin berkedut-kedut, makin gatal rasanya ingin digesek-gesek. ”Ngehek nih cowok. ”OOUUHHHH……….!!” lenguh Sovi keras, karena tidak menyangka memeknya yang semakin gatel dan berkedut-kedut keras akan langsung merasakan gesekan, bahkan remasan. Tapi si Angel sudah pulang duluan karena kuliahnya lebih sedikit. Sovi coba alternatif terakhir dengan menelpon Albert cowoknya atau si Angel atau Dessy teman2nya yang punya mobil, eh sialnya HP mereka pada off. “Sial, enak aja lo ngomong Than” maki Sovi. ”Iya deh, ntar gue bayar” Sovi asal ucap, yang penting bisa pergi segera dari halte tersebut.




















