Sedangkan mulutku sudah sedikit aman, semua pria sudah ku sepong, mereka sudah puas. Bokep hot Badanku masih lemah karena sakitku. Mendekati pagar, segera ku buka sendiri agar aku bisa mencari taksi untuk membawaku ke tempat Alex.Tiba-tiba, sebuah mobil sedan hitam mendekatiku, Toyota Camry, elegan sekali, lalu kaca jendelanya turun di bagian sopir. ***
Lima belas menit ada pria itu menggenjot vaginaku, sedangkan mulutku sudah melayani empat batang penis. “Alex memberikan ruangan ini untukmu, sementara istirahat dulu hingga kamu benar-benar sembuh”, katanya lalu ke arah lemari dan mencarikan baju untukku. Aku sedikit jijik, bau amis sperma itu semakin membuat kepalaku pusing. ***
Mereka tanpa pedulikan keadaan aku, para pria itu malah berbaris menjauh, mereka ada di belakang pria yang mengenjot vaginaku, mereka berantrian rapi di sana. “Ga perlu nangis…”, kata pria yang menindihku, “Kita kan senang-senang”, lanjutnya.




















