Kubalikkan tubuhnya hingga kami saling berdiri berhadapan.“Saksa, kamu nggak menyesal kan? kita kerumah sakit ya” sambung Wilona.“Ah nggak usah kok cuma kena goresan kecil aja kok, nggak sampai ke tulang lagi, ini tinggal di perban aja, kalian tenagn aja, harusnya gua yang terima kasih pada kalian karna sudah tungguin aku”“Feri kamu masih anggap kami temanmu nggak sih? Bokep hd aku udah mau keluar ni”“Aku juga nih.. ahh”Pinggulnya ikut memacu menyamakan dengan gerakanku, yang paling enak adalah saat hentakan kita saling berlawanan arah sehingga menambah tenagaku agar menancap lebih dalam lagi, bila sudah begitu selalu histeris tapi tidak sehisteris waktu mengagetkanku tadi.Payudaranya juga ikut berayun kesana kemari, kedua putingnya kutangkap dengan jariku, ku plintir dan kupencet tanpa menyentuh dadanya, aku sengaja berbuat begitu agar dia penasaran dan memohon kepadaku.Benar saja perkiraanku setelah beberapa lama kumainkan putingnya tanpa menyentuh dadanya dia memohon,“Fer..




















