kudorong kuat penisku diserai jeritan halus Leni“Aaahh!!”Dari kemaluanya mengalir lendir disertai darah segar yang kemudian menodai sprei.“Makasih ya sayang” kubisikan ke telinga Leni.Kemudian gerakan kulanjutkan naik turun seirama dengan erangan Leni, agghh Pak aagghh! Leni sudah enggak kuat mau ngeluarin pak!!”Kemudian jepitannya melemah sambari menggeliat keringat birahi disekujur tubuhnya membuat tubuhnya menjadi seperti berminyak. Bokep indo Sambil terus berpelukan dan berciuman kami melangkah kecil menuju ruang tengah dekat dapur dan kududukan dia di sofa. Terasa di balik buah dadanya yang montok itu detak jantungnya yang berdegup kencang. “Leni sudah hampir Pakk!”
“Sudah sayang keluarin aja”Leni kemudian memelukku erat-erat sembari menjerit.“Ooohh! Kepalanya tepat berada di dadaku. Dan di tangan kiriku kemaluannya menjadi lebih tebal dari sebelumnya. Ketika jari tengahku mulai menyusup ke liang kemaluannya Leni menahan tanganku sembari berkata.“Pak Leni masih perawan jangan ya pak”.Kuhormati permintaannya.




















