“ Siapa takut !” sahutku. “ Nih . Bokeb Sampai di pasar para peserta Raker pun menyebar mencari apa yang dibutuhkan. Karena hari Jum’ at para peserta diharapkan sudah check in sebelum Jum’ atan, sedang Raker-nya sendiri baru akan dimulai setelah Jum’ atan. Sampai di penginapan hampir semua peserta telah berkemas- kemas bahkan ada yang sudah meninggalkan penginapan menuju rumah masing- masing.Kulihat Wiwik berjalan menuju Wartel dekat penginapan. “ Tebak , ayo berapa, kalau benar nanti selain boleh menyupang sejumlah umurku juga akan kuberi bonus !” perintahnya . Aku segera memegang kedua tangan Wiwik , lalu mendekapnya , selanjutnya kesentuh dengan jari bibirnya yang mungil . Kiranya Wiwik membeli beberapa makanan kecil dan beberapa botol minuman suplemen. Tanpa banyak cakap lagi mulai kukecup keningnya, lalu kucium matanya, hidungnya, pipinya , dan mulutnya. “ Iya, sungguh indah , menakjubkan sekali pemandangan alam dari sini ya Om” sahutnya .




















