Setiap tersentuh Tante Ratih menggelinjang. Bokeb Dan ini menjadi akar masalah pada kehidupan remajaku. Kotaku itu adalah kota yang masih kolot, apalagi di lingkungan tempat aku tinggal. Om Hendra kuning. Kukira dia sudah tidur, yang jelas aku tak bisa tidur. Aku tak tahu benar mengapa dia dan suaminya tak punya anak, dan entah apa yang dikatakan ibuku mengenai hal itu untuk menghibur dia.Apalagi? Ohhhhh … Ohhhhh ….Tetapi malangnya aku, barangkali baru delapan kali aku menggenjot, itupun batang kemaluanku baru masuk dua pertiga sewaktu dia muntah-muntah dengan hebat. Kupandang Tante Ratih yang tergolek miring disampingku. Lima menit berikutnya Tante mulai melancarkan serangan balasan.Dia tidak lagi hanya bertahan. Atau aku disuruh kembali ke sofa karena lampu sudah nyala?Tante Ratih masuk ke kamar membawa cangkir dan sendok teh yang diberikan padaku.”Apa ini Tante?”“Telor mentah dan madu lebah pengganti yang sudah kamu keluarkan banyak tadi”, katanya tersenyum nakal dan kembali ke dapur.Akupun tersenyum gembira.




















