Setelah sampai di rumahnya yang sangat besar. Bokef disini mana ada yang jual ikan mbak. Namun tak sesuai perkiraanku, siang itu mall terlihat sangat sepi sekali hingga aku duduk disebuah outlet minuman sambil bengong melihat segelincir orang riwa-riwi. Setelah di-klakYon sama dia, seorang satpam membuka pintu pagar. Lalu, aku diajaknya ke rumahnya. Namun tak sesuai perkiraanku, siang itu mall terlihat sangat sepi sekali hingga aku duduk disebuah outlet minuman sambil bengong melihat segelincir orang riwa-riwi. ntar Mbak ajarin deh.. Sebelumnya, Mbak Salsabila sudah bilang.“Kalau ada pembantu saya, kamu bilang aja saudara dari suamiku, ya..?”Sambil berakting layaknya bintang sinetron, Mbak Salsabila memperkenalkan aku sebagai saudara suaminya pada pembantunya. Sambil terus menjilat dia berusaha membuka celanaku dari belakang.“Hhh.., jangan Mbak..!” aku berusaha mengingatinya.“Tapi.. Duduk-duduk saja dulu sebentar di dalem.. enak banget rasanya.. ohh..?” desahku. Adanya ya di pasar besar..”“Oh, gicu ya Mas ya..” katanya sambil mikir.Itulah awal pembicaraan kami rupanya dia tadi hanya memancingku aja, sampai akhirnya kenalan dan




















