Tersebutlah sebuah desa didaerah Gunung Kaler yang masih sangat asri, dengan penduduknya yang juga masih memegang teguh adat istiadat, dari nenek moyangnya. Bokepindo Tangan Juragan Sapto semakin berani dengan mulai memeluk pinggang Rustinah, dan Rustinah hanya diam tidak berani menolak apalagi melawan bosnya itu.“…Rustinah kamu ayu banget…!” bisik Juragan Sapto ditelingannya.Dan kemudian Juragan Sapto mulai mencium, dan menjilati leher jenjang Rustinah dengan perlahan, dan dengan tangannya yang mulai meremas remas buah dada Rustinah seraya membuka satu persatu kancing bajunya. Pabrik batik Juragan Sapto yang berada di belakang bangunan rumahnya pun mulai di acak acak dan di hancurkan, begitun para centeng yang menjaga pabrikpun dihakimi beramai ramai.Karyo bersama penduduk yang menyerang ke rumah Juragan Sapto, mulai menghancurkan kaca kaca rumahnya dan mulai banyak yang menjarah perabotan yang ada dirumah Juragan Sapto. Hancur hati Karyo mendapati istrinya yang sudah menjadi korban dari kebiadaban para penjahat kelamin, dan begitu sangat terpukul menerima kenyataan yang telah menimpa istrinya.Setelah kejadian yang menimpa




















