Karmin. Bokepindo Lenguhanlenguhan isteriku kembali terdengar. Tanpa sadar aku menoleh ke lantai bawah ternyata si Pembantu Wanita memergokiku sedang mengintip. Eyaahh.. Mulai kuselusuri dari tetek sampai leher kanan kiri dengan lidahku.Oohh.. Kaget. Kuat.. Kesadaran diriku juga lenyap entah kemana bahwa yang di depan mataku adalah isteriku dengan pria yang pasti bukan diriku. Jembut mememknya lebat sekali dan cenderung tidak rapi. Suatu kali Mr. Wuuhh gila, dahsyat sekali pemandangan yang kusaksikan ini. Biasanya isteriku suka terpekik lalu menghambur ke pelukanku dan dibarengi dengan ciuman bertubitubi. Jadi semakin menjadijadilah diriku menghabiskan waktu mengurus bisnis karena belum ada urusan lain yang memerlukan perhatianku. Ahhss.. Oohh..Kurenggut bibirnya yang tebal dengan bibirku. Kepala isteriku nampak naik turun dengan teratur dengan ditingkahi suarasuara lenguhan tertahan seorang pria yang menjemput kenikmatan seksual.




















