Penny’ku. Bokeb Kami mendapatkan tempat ditepi jurang terjal dan ada goa kecilnya, serta ada sungai yang bening, tapi rimbun dan nyaman. Soalnya, acara kami itu diadakan pada awal musim hujan. Anisa minta istirahat dan berteduh di sebuah pohon sangat besar. Aku tanpa basa basi lagi langsung bugil. Di hari yang cerah itu, Anisa minta aku mandi bersama di sungai yang rimbun tertutup pohon-pohon besar. Aku telanjang bulat, karena baju kami sedang kami jemur ditepi sungai. Setelah dia enggak tahan, lalu dia naik diatasku dan memasukkan ‘Mr. Anisa merangkulku, “Dingin” katanya, aku peluk saja dia erat-erat. Akhirnya kami terus berjalan menuruti naluri saja. ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Dia cuek saja, payudaranya nampak samar-samar dalam gelap itu. Kujelaskan semuanya, walau kita beda usia yang cukup mencolok, tapi aku mau menikah dengannya. Setelah lima tahun tak ada khabar lagi dari dia, aku sudah menikah dan punya anak wanita yang kuberi nama Anisa Maharani, persis nama Anisa.




















