Desy berusaha melepaskan diri, tapi tak berhasil. Bokep jilbab Lama kemudian Desy jatuh pingsan kelelahan dan shock. Gelandangan itu melihat tubuh Desy, telanjang dengan buah dada mengacung.Gelandang itu mendorong pintu masuk. Kelima berandal itu maju dan merubung Desy, tangan-tangan meraih tubuh Desy. Sekarang ia berdiri di depan meja kasir. Ada kejutan!”Desy berusaha menjelaskan pada mereka, menggeleng-gelengkan kepalanya. Desy lebih memilih bekerja pada shift tersebut, karena dari saat tengah malam sampai pagi, jarang sekali ada pembeli, sehingga Desy bisa belajar untuk kuliahnya siang nanti.Sampai akhirnya pada suatu malam, Desy mendapati dirinya ditodong oleh sepucuk pistol tepat di depan matanya. Desy menangis kesakitan kerena panas yang dirasakannya.“Keliatannya nikmat!” Roy tertawa.“Tapi gue lebih suka dengan mustard!” Ia mengambil botol mustard dan menekan botol itu. Desy hanya bisa menangis.“Gue bilang diem!”, sembari berkata itu si Gondrong menampar buah dada Desy, sampai sebuah cap tangan berwarna merah terbentuk di payudara kiri Desy.










