di mulut Cici!” katanya lirih.Akhirnya kami klimaks bersama dan kusuruh dia membuka mulut untuk menyemprot spermaku. Bokep montok ahh.. ahh.. ahh.. “Sin, kamu nggak menyesal melakukannya padaku?” tanyaku, dia hanya menggeleng dengan nafas yang masih memburu, tubuhnya licin mengkilap karena berkeringat. jangan.. sakit..!” Mendengar rintihan tak karuan itu nafsuku semakin bangkit, pinggulku segera bergerak maju mundur dengan ganas. Sinta tidak tinggal diam, dia memelorotkan celana trainingku dan CD-ku sehingga barangku yang sudah tegang menyembul keluar. aakhh.. aawww..sakitt!” jeritnya. mau keluar Sin!” jeritku ketika mau mencapai puncak.“Gua juga.. “Sama Ci, saya juga gitu mungkin, sekarang Cici istirahat aja dulu deh, Sinta udah nggak sabar nih,” jawabku sambil merengkuh tubuh Sinta dalam pelukanku.“Sin, biarin Cici istirahat di ranjang dulu ya, kita mainnya di tempat lain dulu, oke..”“Ya terserah kamu deh, asal jangan di luar kamar, kan malu,” katanya sambil memencet hidungku dengan nakal.“Ya, iyalah masa di luar sih, dasar cewek sableng,” kataku sambil membantunya berdiri.Kami berdiri berhadapan saling peluk tanpa




















