Batinku. Bokep jilbab “Bu.. Bu Melly sebentar menarik bibirnya dan menyeka lipstik merahnya dengan tisu. Terbersit dipikiranku, mungkin Bu Melly butuh teman makan, teman bicara atau mudah-mudahan teman tidur.. Tapi aku menikmati karena aku juga jatuh cinta dengan wanita cantik idaman hati ini. Walaupun cantik, tapi banyak karyawan yang tidak menyukainya karena selain keras, sombong dan terkadang suka cuek.Namun sebagai bawahannya langsung aku cukup mengerti beban posisi yang harus dipikulnya sebagai pemimpin perusahaan. Kutau itu isyarat mengajak pindah ke ranjang. Tangannya menumpu di meja sementara badannya membungkuk. “Aku sudah menduga semua itu soalnya aku perhatikan kamu sering nyari-nyari alasan menghadap aku. Kalau karyawan lain ketakutan dipanggil menghadap sama Bu Melly, aku malah selalu berharap dipanggil. dekat.. Kalau karyawan lain ketakutan dipanggil menghadap sama Bu Melly, aku malah selalu berharap dipanggil. Tangannya menumpu di meja sementara badannya membungkuk. “Aku sebetulnya nggak percaya dengan semua ini .aku nggak nyangka bisa makan siang sana Ibu seperti ini.




















