Iseng-iseng aku berjalan-jalan memakai pakaian olah raga. “Eh, boleh nggak aku panggil kamu Dik Sendy..? Bokep mom Tetapi aku juga ketakutan setengah mati. Apa mau kalian..?” aku membentak kaget. Gairahku memang terangsang seketika itu juga. Tetapi entah kenapa, hari itu aku memakai baju olah raga, bahkan memakai sepatu juga. Tidak sedikit anak-anak yang bermain dengan gembira.Belum lama aku duduk beristirahat, datang seorang pria yang langsung duduk di sebelahku. Aku benar-benar kewalahan dikeroyok lima orang pria yang sudah seperti kerasukan setan. “Jalan-jalan yuk..!” ajaknya tiba-tiba sambil bangkit berdiri. Aku duduk beristirahat di bangku taman, memandangi orang-orang yang masih juga berolah raga dengan segala macam tingkahnya. Hanya sedikit saja aku melirik, cukup tampan wajahnya dan bertubuh atletis. Sudah tidak enak lagi berjalan di bawah siraman teriknya mentari. Uwak memang pandai membuat suasana jadi akrab.Selesai makan bubur ayam, aku dan pria itu kembali berjalan-jalan.




















