Kami semakin panas, perlahan saya mulai melepaskan kancing kemeja putih yang dia kenakan, satu persatu sambil saya dengar nafasnya yang makin cepat. Dia hanya tersenyum. Bokep indo viral Saya kemudian menggesekgesekkan batang kemaluan saya yang masih ditutupi celana dalam itu ke selangkangannya. “Kamu cantik sekali Ana, kamu manis” rayuku. Sesaat mata saya terasa berkunangkunang dan selanjutnya saya merasa melayang. Sambil sesekali saya curicuri mencium rambutnya. Saya sentuh dagunya dan saya angkat wajahnya, hingga saya bisa melihat dengan jelas betapa manisnya wajah Ana, meski agak merah karena malu mungkin. Ohh, rupanya dia menelan semua sperma saya itu karena batang kemaluan saya bersih dan dari mulutnya pun tak ada sisa sperma yang tertinggal. Saya tersenyum dan dia pun balas tersenyum. Nggak diajak nih..” goda saya, meski saya tahu kalau Ana belum punya pacar. Dia hisap ujung batang kemaluan saya, lalu dengan perlahan dia mulai memasukkan ujung batang kemaluan saya ke dalam mulutnya, terus hingga setengah batang kemaluan saya memenuhi mulutnya.










