terus? Bokep montok dan jalan itu lah yang harus aku pilih untuk pergi ke rumah pacarku ini.Setelah melewati 15 menit perjalan yang membosankan akupun sampai didepan rumah pacarku, terlihat adik perempuanya nya yang baru berumur 5 tahun menyambutku dipintu depan rumahnya.. “sialan nih anak lama banget” aku menggerutu.. kami hanya berpandangan beberapa saat sampai akhirnya terdengar dering suara telfon yang cukup mengagetkan kami.Huuuuhh.. Yang aku tau temannya itu menggunakan jilbab (no sara) yang panjang sampai ke pinggangnya, dari tampilannya sepertinya wanita yang sangat ta’at. aku telfon kenapa gak diangkat ?” tanyanya dengan nada yang cukup mengintimidasi.Telfon? antara aku, Lisa dan tentu saja Arna. Arna terlibat obrolan-obrolan ringan dengan Lisa diatas tempat tidur lisa, sedangkan aku duduk di sofa kecil disamping tempat tidurnya sambil melihat kearah televisi walau mataku tidak sepenuhnya mengarah ke televisi, sesekali aku memperhatikan Lisa, memang benar apa yang dikatakan Arna, walaupun wajahnya tidak lebih cantik dari pacarku Della, tapi Lisa memiliki tubuh yang aduhai semok




















