Keponakan Hijabku Takluk Di Ranjangku, Leda Lotharia

Entah kenapa aku malah menawarkan diri untuk mengantarkan si nenek. Bokef Mbah Suliyem hanya diam, tak berontak dengan kelakuanku padanya dibawah sinar lampu neon 5 watt sebagai penerang ruang utama di rumahnya. mungkin dalam pikirannya, tugas dan amanat yang sudah diembannya selesai, tapi itu tidak berlaku buatku. kalau yang kuantarkan seroang anak gadis SMA atau ibu-ibu muda tentu bukan hal yang rugi bagiku. Aku memang tidak mengharapkanbalasan dari bibirnya yang sedari tadi hanya terkunci rapat. Raut mukanya tampak kaku dan menatap ke kaca depan meski saat kembali kubimbing tangannya agar menggenggam batang kontolku yang seperti pisang ambon ini beliau tidak berontak.Setelah tangannya sudah mulai akrab dengan kontolku, aku pun kembali memegang stir dan menginjak pedal gas dan melanjutkan perjalanan ke rumah mbah Suliyem.Tangan mbah Suliyem masih menggenggam batang kontolku dan aku pun mulai membawa mobil pikap kesayanganku perlahan menyusuri jalanan sepi yang memberlah hutan angker ini.

Keponakan Hijabku Takluk Di Ranjangku, Leda Lotharia

Related videos