Lalu aku buka pintunya dan ternyata Juminten,Mas Anjar, jamu gak? Bokep jilbab kataku.Udah biasa mas, jualan jamu gendong pasti duduk di bawah, Jawabnya.Oh ya Jum, minum seperti kemaren yang bisa bertenaga Aku.Oh ya Mas..? Kini aku sedang di depan rumah karena menikmati udara yang begitu sejuk dan rumahku di daerah Kota Bandung. Jawabnya sedikit malu.Pantesan buah dadamu kelihatan kenceng sekali, pasti tiap hati minum jamunya ya kataku sambil sedikit menggodanya.Jangan gitu Mas, gak enak kalau ada orang mendengarnya Jawab Juminten.kemudian aku terus merayunya, dan kudekati dia sambil candaancandaan aku sambil memegang tanganya, dan rupanya aku pegang tanganya dia diam saja, dan aku pindah posisi duduk di bawah sama Juminten, tetep dengan rayuan gombalku dan aku merangkulnya dari samping dan dia hanya sedikit malu=malu gimana. Mbknya penjual jamu.Iya mbak terima kasih. Dia putih seperti gadis desa yang masih alami.Jamu apa aja mbak tanyaku.Jamu pegal linu, jamu asam urat, jamu kuat juga ada, encok, dsb Jawab mbak jualan jamu.waduh.




















