15.000,- per tamu yang kamu handle. Aku dekatkan pinggulku kearah kepalanya tapi dengan posisi aku tetap berdiri. Bokepindo Dengan gemetar aku buka ikat pinggangnya dan selanjutnya kancing celana dan terakhir retsluitng celana si Abang.“Ayo.. Aneh batinku.. Bayangkan saja, uang segitu hampir 4 x gaji almarhum suamiku yang hanya Rp. Tapinya apa Pak?” tanyaku cemas..“Kamu harus memang bisa pijat” tegas si Abang.“Ohh pasti lah Pak.. Mulai muncul kepananikan dalam diriku.. Saya pikir-pikir dulu Pak nanti” kataku gugup.“Tidak bisa nanti-nanti” kata si Abang tegas katanya sambil matanya memandang payudaraku.“Kamu harus putuskan sekarang.. Dipojok dekat jendela ada springbed kecil warna pink lengkap dengan bed cover warna kuning. Aku membalas ciuman Abang.. Diperkosa dikasih duit pula. Jadi hitung sendiri berapa penghasilan kamu?” kata si Abang sambil tersenyum.Cepat aku menghitung.. Dahiku mengkerut.. Jadi kalau sehari kamu dapat 3 tamu saja.. Itu sama saja artinya kamu tidak ada kesempatan lagi kerja disini” kata si Abang dengan suara keras.Aduhh bagaimana dong..










