“Kenalin, dia Gladys. Bokep jepang Ternyata Fella malah tertawa. Jika dia diam saja, aku boleh melanjutkannya. “Ajarin dong..” kataku. Termasuk jazz yang memang ‘brain music’. “Para pengunjung sekalian.. Gak usah terkejut. Aku memberinya stimulum ringan. Fella tersenyum. Aku terkesima menemukan seorang penyanyi cafe yang mampu bermain keyboard dengan baik. Kalau kamu naikkan, aku tidak tahan..” alasanku.Aku memang ingin membuat Fella kedinginan. “Aman, Boy. Beberapa kali aku membuat kesalahan yang kusengaja. Aku tidak jadi ke kamar mandi malah memainkan keyboardnya. Licin dan tidak bisa berbaring. Tanganku memijat tubuhnya, memijat kepalanya dan mencumbu hidung, pipi, leher, payudara dan kemudian perutnya. Aku merasa belum hebat bercinta. Kulihat payudara Fella sedikit terayun-ayun. Aku tidak tahan panas. Aliran air yang membasahi rambut, wajah dan seluruh tubuh, membuat tubuh kami makin panas. Dia mulai memainkan keyboardnya.




















