Sudah kuputuskan! Bokep ojol Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Dan aku bisa tahu apa yang terjadi di dalam sana. Aku melihat Tomo mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Tomo bergeser ke sampingku. Aku melihat Tomo mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Aku takut dibenci. Itu namaku. Itu namaku. Kami bertiga sangat bahagia.Aku tidak ingat, bagaimana aku bisa sampai di panti asuhan itu. Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat.Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Tapi, dia juga bersikap disiplin. Dan aku segera membenamkan diriku ke dalam pelukan Tomo. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit.Tomo mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar.“Aaahh..!!”Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu.“Tomo marah..”, pikirku.Aku pun merasa ketakutan.




















