Kira-kira 10 menit kita di posisi ini, akhirnya aku pun mulai merasakan sensai luar biasa di penisku. Bapak Udin pun tersenyum kepada aku. Bokep jepang Mataku pun kembali terpaku kepada Dewi. Dari sebelahnya aku bisa melihat belahan dadanya dengan jelas dari dress merah ketatnya yang mempunyai belahan cukup rendah.“Kata pak Udin tadi katanya mas Handoko mau minta ditemenin yah?” dia bertanya dengan wajah yang sengaja dipasang imut. Sampai akhirnya aku pun menekan dia kebawah sambil memasukan kemaluanku sedalam-dalamnya kedalam mulut Dewi dan mengeluarkan spermaku didalam mulut Dewi yang imut itu. Dewi perlahan-lahan merapatkan badannya kepadaku. Bapak Udin pun tersenyum kepada aku. Badannya mulai meliuk kegelian dan desahannya pun semakin membesar.Tangan Dewi mulai meraba pahaku dan akhirnya menemukan kemaluanku yang sudah menonjol keras dari dalam celana. Aahhh…”Semakin menggilalah aku mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Dewi itu. Tak lama kemudian, bapak Udin memanggil beberapa orang dari luar kediaman.




















