“Oh…., mas,…. Aku bertemu dia saat dia asyik bergoyang di acara refreshing kantorku. Bokeb oh….. Begitu sensitifnya Tanti, seolah-olah gesekan celana dalamnya sendiri saat dia berjalanpun bisa membuatnya terkulai penuh kenikmatan. Putingnya masih merah, dan menunjuk ke langit.Tak sabar segera kusapukan lidahku menyusul tangan yang sudah mendahului. dan kurasakan tangannya menggapai pinggangku, menahan aku untuk tidak melesakkan penisku lebih dalam lagi.Ada lonjakan pinggul dan geraman perlahan keluar dari mulutnya. Perlahan tapi pasti nafsuku yang siap menggelora lagi itu menjadi padam.Tak tega aku kalau ingat bahwa dia telah mengalami orgasme yang menguras tenaga itu berulang kali. Tak tertahan lagi lenguhan yang juga semakin cepat seiring kayuhanku yang semakin cepat. Kucabut lagi penisku untuk meningkatkan sensasi lain untuknya. uhhhhh…..nghhhhhh !” selingnya….. Jilatan-jilatan yang turun perlahan dari dada ke perut, mulai membangkitkan semangatnya kembali.Kususuri perut langsingnya dan kubiarkan bermain- main agak lama di sana, menimbulkan rasa geli dan penasaran baginya. Usia 18 tahun merupakan usia yang sangat menggemaskan. oh….. Tanpa




















