Sejak “peristiwa Syeni” itu, aku jadi makin menikmati pekerjaanku. Bokepindo kamu kan ditunggu suami kamu”
“Masih ada waktu kok …” katanya mulai menciumi wajahku. “Dada kanan Bu ya .”
“Benar Dok”
Sambil sekuatnya menahan diri, aku menurunkan tali BH-nya. Syeni masuk.“Kunci pintunya” perintahku. Ibu rasakan ada suatu benjolan engga di payudara” Tanpa disadarinya Ibu ini memegang buah dada kanannya yang benar2 montok itu. “Maaf ya Bu .” kataku sambil mulai mengurut. itu gangguan pernafasan karena radang itu. Erangannya tambah keras dan sering, matanya merem-melek. Ohh nikmatnya .. baru kali ini aku terangsang oleh pasien.“Silakan dibuka kancingnya Bu”
Syeni membuka kancing bajunya, seluruh kancing ! dua kali”
“Ibu ingat makan apa saja kemarin ?”
“Mmm rasanya engga ada yang istimewa . Dan .. Lalu tangannya ke belakang melepas kaitan Bhnya di punggung. Dia udah siap menyambutku rupanya. Syeni udah engga tahan lagi ..” Wah . suamimu .?”
“Kalo dia sedang engga ada dong ..”
Baiklah, kutunggu undanganmu. Dan ternyata, pahanya lebih indah kalau tampak seluruhnya begini.




















