Saya tersentak, dan berusaha menolak. Ia cuma memandang sambil tersenyum penuh arti. Bokef Jadilah sekarang setiap malam saya selalu berdua dengannya di kantor bekerja hingga larut malam. Saya tidak tahu apakah saya masih punya muka untuk bertemu dengan istri saya nanti. Akhirnya saya buka pintu sedikit dan saya tetap bersembunyi di balik pintu sementara tangan saya mengulurkan kunci kamar mandi kepada Inne. Jari saya, saya masukkan ke celana dalamnya sampai saya menemukan belahan kemaluannya. Saya merasa bersyukur istri saya bukanlah wanita yang anti seks. Suaminya dengan setia menjemputnya setiap pukul 22.00. Tapi tiba-tiba badan saya dibalik dan sepasang bibir yang ranum milik Inne mendarat di bibir saya. Sampai suatu hari ada kejadian yang akhirnya mengubah semuanya.Saya mendapatkan pimpinan baru di divisi saya. Saya ingin mandi air hangat di kamar mandi kantor, seperti sering saya lakukan sehari-hari. Syukurlah suaminya tidak curiga.Sejak peristiwa saya dan Inne di kamar mandi kantor malam itu, hidup saya menjadi tidak tenang rasanya.




















