Crottttttttttttttttttt…., ”
“Aghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh… keluar lagi Bu Spermaku… Oughhhhh…, ” desahku panjang. Bokef Spermaku saat itu ditelan habis oleh Dokter cantik itu dengan lahapnya. Rasanya saat itu penisku seperti diremas-remas oleh vagina Bu Dokter.Pantatatnya yang kenyal itu menempel dengan pahaku seiring dia bergoyang diatas tubuhku. Apa itu yah yang dinamakan lendir kawin wanita, batinku. Aku yang merasa nikmat hanya menggelengkan kepalaku saja. Nah pada medical check up yang ke tiga ini, adalah medical check up yang paling mebahagiakan untukku. Kurang lebih selama 5 menit dia gesek vaginaya dengan penisku, lama kelamaan vaginaya mengeluarkan cairan putih yang membuat vagina Bu dokter cantik basah. Akhirnya kami mendapatkan klimaks yang hampir bersamaan. Karena itu perintah dokter dengan terpaksa akupun membukanya. Teryata khayalanku tadi menjadi kenyataan. “ Enak ya Mas diginikan, ” ucapnya dengan terus mengocok penisku. Dia bergerak naik turun, bergoyang memutar, dan maju mundur dengan lincahnya.Pingulnya meliak liuk dengan payudaranya yang nergerak naik turun seiring dia mencabuliku.




















