Kemudian Bondan merebahkan tubuhku ke ranjang. Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Bokep jepang Kulihat suamiku menerimaku dengan muka tertuduk dan berbicara sebentar sementara aku masuk ke kamar anakku untuk melihatnya setelah seharian tidak kuurus.Setelah kejadian itu, aku dan suamiku sempat tidak berbicara satu sama-lain, sampai akhirnya aku luluh juga saat suamiku minta maaf atas kelakuannya yang menyebabkan masalah ini sampai terjadi, tetapi hal itu tidak berlangsung lama, suamiku kembali terjebak dalam permainan judi. Aku tetap sabar menjalankan tugasku sebagai ibu rumah tangga sebaik-baiknya. Kalau tidak pasti aku sudah muntah mendengar kata-katanya itu. “Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Anggi dengan pelan dan tertahan. Aku masih bergelayut manja di dekapan tubuhnya. Mungkin Mas Aryo sudah bisa melunasi hutangnya. Ternyata Bondan tidak seburuk yang kubayangkan, memang matanya terkesan liar dan seakan mau melahap seluruh tubuhku, tetapi sikapnya dan perlakuannya kepadaku tetap tenang, sehingga dikit demi sedikit rasa grogi




















