Saya terkapar. Video bokep Tubuh saya kehilangan tenaga. Saya hanya bisa tersenyum masam sambil bilang terimakasih.Ketika Pak Bambang kemudian menawari minum di kantin, saya pun tidak punya alasan untuk menolaknya. Tapi sesungguhnya itu hanyalah khayalan menjelang tidur yang menurut saya wajar-wajar saja. Ia menyibak bagian bawah baju. Menghayalkan banyak hal.Tentang jabatan di kantor, tentang anak, tentang hari esok dan juga tentang ranjang.Bila sudah sampai tentang ranjang itu, seringkali pula saya membayangkan saya bergumulan habis-habisan di tempat tidur. Namun, pria itu marah-marah.“Anda tidak lihat jalan atau bagaimana. Pak Bambang pun menekan dengan perlahan. Gemuk, perut buncit dan hitam.Begini ceritanya saya bertemu dengan pria itu. Terdengar suara kecipak becek yang diselingi nafas memburu Pak Bambang.Ini permainan yang baru yang pertama kali saya rasaran. Usianya mungkin sudah 50 tahun. Akibatnya, tubuh saya yang hampir jatuh, menjadi terpuruk dalam pagutan Pak Bambang.










