Secara perlahan, ciuman terus menurun sampai akhirnya tiba di vaginanya yang sudah basah, merah dan merekah itu. Bokep barat Masih dgn posisi berdiri, aku pun menarik tangan Niken dan mengarahkannya ke celana ku. “Halooo, kirain gak jadi jalannya hehehe…”“Jadi dong, tadi lama karena isi bensin dulu heheh, maaf ya jadi menunggu lama…” Ucapku. Aku menyetujuinya dan masuk ke dalam rumahnya.“Silakan duduk, Mas. Aku mengiyakan dan segera menuju ke tempat parkir. Entah kemana Niken pergi, terkadang aku merindukannya, merindukan berbicara dengannya, juga tidur bersamanya.,,,,,,,, Aku juga mengantarkan Niken pulang ke rumahnya yang sebetulnya tidak terlalu jauh dari letak kosanku. Ku cari dompetku yang ada di saku belakang. “Halooo, kirain gak jadi jalannya hehehe…”“Jadi dong, tadi lama karena isi bensin dulu heheh, maaf ya jadi menunggu lama…” Ucapku. Aku merem melek karena keenakan. Aku menurunkan ciumanku ke perutnya yang tampak rata. Di dealer motor yang ukurannya tidak terlalu besar itu, ada 1 orang sales, wanita, masih muda dan cantik.










