Satu jam berjalan, Devi sudah bermandikan keringat, gaunnya sudah tercetak menempel di tubuhnya, ia pun beristirahat sejenak. Bokep china vagina yg basah membuat kontol codet dengan mudah masuk.“jangann…” rintih Devi “saya..capeek..cuukuup…”“hehehehe..jangan takut sayang…kamu pasti ketagihan..hehehehe…” kata si codetTubuh Devi belum pulih dari tindihan si gendut, kini ia harus merasakan tindihan si codet, Devi hanya merintih putus asa.saat si gendut akhirnya keluar dari kamar itu, para pemburu yg lain mulai berani mendekati Devi. Suhu di hutan itu pada siang hari bisa mencapai 38 derajat celcius, pakaian Devi kini seolah telah menempel pada kulitnya langsung. Devi pun semakin mempercepat langkahnya.Kemunculan Devi di perkemahan tersebut sempat mebuat terkejut para penghuninya yg ternyata semuanya pria, kelihatannya mereka adalah pemburu.“weleh, weleh, weleh, ada bidadari nyasar nih……” kata si jenggot“kayanya aku kenal nih…kaya yg ada di majalah itu kan…?” ujar si codet“jangan jangan yg kemaren itu ada di berita, yg pesawat jatuh di papua katanya” kata yg lainDevi sedikit lega mereka mengenalinya ” betul




















