Mana ada sich laki laki yang sudah pernah begituan akan tahan selama itu untuk tidak melakukannya?”, Bantahnya sambil senyum.“Memang sich, aku nggak tahan. Aku merasa ngilu sekali dan tangan Novi yang mengocok-ngocok penisku seperti hendak memastikan agar keluar semua air nikmatku.“Sudah Nov.., sudah.., ngilu nich.., uuhh.., sudah”, pintaku padanya. Bokep hijab Ternyata Novi malah menjilat jilat kedua bijiku bergantian. Jadi selama ini aku pakai tangan aja”, Jawabku.Sambil tertawa lebar, Novi menghampiriku. Sambil sekali-kali kucoba untuk memasukan lidahku kedalam vaginanya. Oh nikmat sekali. Dan itu yang membuat salah satu wanita teman kerja saya merasa simpati pada saya. Tapi aku masih terus memacu untuk menyusulnya, makin cepat, makin cepat lagi nafasku memburu. BH-nya, CD-nya. Kuusap-usap, Novi mendesah nikmat rupanya. Agak asin memang, tapi yang lebih terasa adalah nikmatnya. Semakin nikmat lagi saat kudengar Novi mengeluh karena jilatan lidahku.Novi telah memasukan penisku setengahnya dalam mulutnya sebentar sebentar dinaikan kepalanya, kemudian diturunkan lagi. Setelah yakin tidak ada lagi air nikmat yang akan




















