Tapi…bukankah penisku juga sudah mulai melesak ke dalam liang senggama Yani?Bukan cuma melesak, tapi sudah mulai kuayun dengan mantapnya, karena liang senggama Yani sudah banyak lendirnya (mungkin “hasil” rangsangan Benny tadi). Bokep mom Enak?”
“Enak sekali….aaah….” sahut Yani dalam bisikan juga, mungkin takut terdengar oleh suaminya. Terlebih-lebih setelah membayangkan bahwa untuk pertama kalinya aku akan menikmati kesintalan tubuh Yani yang hitam manis itu.Selesai makan, hari mulai malam. Enak?”
“Enak sekali….aaah….” sahut Yani dalam bisikan juga, mungkin takut terdengar oleh suaminya. Kalau dia gak mau kan susah. “Iya…ini adil kan?” bisikku sambil meremas buah dadanya yang benar-benar montok itu. Tangan Benny. Lalu kutanggapi dengan senyum…dan celotehku, “Enjoy saja….”
Mungkin Lina geram melihatku sedang bersetubuh dengan Yani, lalu ia “balas dendam” dengan mencengkram bahu Benny dan mulai menggoyang pinggulnya. Tapi dalam gelap aku mulai menanggalkan pakaianku sehelai demi sehelai, sampai telanjang bulat, lalu membisiki telinga istriku, “Ayo dong buka pakaianmu semua.”
Lina tidak buang-buang waktu.










