Chic? ia kembali balik bertanya.Kuangkat bahuku meski dalam hati penasaran.Aku senang kerja denganmu, aku suka ideidemu, suaramu, sikapmu. Bokep ojol jeritnya tertahan bibirku, saat kujejalkan seluruh batang kemaluanku ke lubang kemaluannya yang kesat dan hangat. Desah Tanti makin jelas. Masih tertawatawa, kuteruskan pompaan ke jalan bahagia Tanti yang sudah banjir deras. Ia raguragu. Kuambil rokoknya. Pokoknya duduk diam dan asyik mengetik dan ceklakceklik dengan mousenya. Suaranya yang rendah itu dihematnya untuk bicara soal pekerjaan saja. Peluh mengembun di sekujur tubuh kami meski suhu AC 17º C pada dinihari itu. Bukan urusanmu, gumamnya.Asap rokok dihembus kuatkuat. bisiknya saat kulepaskan untuk bernapas. Aku tahu apa aja yang biasa kau lihat dari situ, aku juga bisa menebak apa yang ada dalam otak kreatifmu itu.. tawarku.Ia mengangguk. Kuciumi bibirnya.Sorry, cuma penasaran aja. Saat office boy datang pukul 06:00, disain untuk presentasi internal sudah selesai seluruhnya, kami juga sudah merapikan meja poster yang semalam jadi arena pergumulan.




















