Pasti Om ga bakal berani nawarin seperti itu ke aku. Indo bokep “Udah bisa kan?”Posisi kamera tepat di depan Belinda, sehingga wajahku ketutupan. Dia menatapku dan aku mengangguk tersenyum. Dia suruh aku buka semua baju sampai telanjang terus aku diikat lagi… di dada, pinggang, perut, selangkangan, tetek aku keikat di seputar dasarnya, jadinya mencuat, terus di belahan memekku juga keselip tali yang ngegesek ke dalam tiap kali aku jalan. Aku ikut. Setelah mengambil kira-kira dua belas foto, Belinda bilang dia mau ganti baju. Nggak usah si Agus, aku saja sudah ngiler melihatnya. Biarin aja. Bagus juga sih kami tidak pelukan. Ayo, masuk,” sambutnya.Harus diakui, Belinda gadis yang berpenampilan menarik. Aku selama ini terbiasa menganggap Belinda sebagai teman anakku—seseorang yang jauh lebih muda dan seharusnya bukan jadi sasaran nafsuku. Tapi aku ingat janjiku—jangan macam-macam selain memotret. Kita coba, ya?”Sore itu berangin. Masih mau bantuin aku kan, Om?”“Hmm… kayak gimana nih?” Aku mulai menebak-nebak.“Aku pengen bikin foto yang bakal buat




















