Seketika mata Hana terbelalak melihat kontol besarku yg telah berdiri tegang.“Wow, gede sekali kontolmu, besarnya dua kali lipat dgn kantol Rifki” kata Hana kagum.“Boleh aku menyentuhnya” pinta Hana.“Boleh, lakukan apa yg saja yg kamu suka dgn kontolku” jawabku.Hana mulai meremas perlahan kedua biji pelirku, membuatku semakin terangsang dan semakin membuat kontolku mengeras dan bertambah besar.“Tadi kau sempat menolak dgn apa yg aku lakukan padamu tp mengapa sekarang kamu jadi bernafsu?” tanya Hana.“Ah lupakanlah… sekarang isap kontolku, Hana…” perintahku.Aku sudah tidak peduli lagi kalau Hana adalah sahabatku dan sekaligus juga istri dari sahabatku. Bokep jilbab Sejenak Hana menghentikan lumatannya dan kemudian melepas semua pakaiannya yg menempel di tubuhnya. Memek kamu enak banget hangat… dapat menyedot-nyedot kontolku” jawabku.Hana tersipu sambil menggelendot manja dan menjawab.“Kamu memang lelaki yg hebat, rasanya aku telah menikah dengan laki2 yang salah” kata Hana dan kamipun tertawa.Setelah istirahat beberapa saat, aku masih ingin menikmati tubuh montok Hana.




















