Zaawaadi came home and found her boyfriend Aaron Rock watching soccer with his buddies Mad Bundy and Yanick Shaft. Bokep crot Soccer was so boring. Nothing ever happened. Just endless passing the ball. And there. Another pass. Backwards. Yawn. What could she do? The three guys were so excited. She asked Aaron to massage her back. He used oil. He massaged her back, then her tits. The other two did not notice as watching passing the ball was so exciting. She moaned loudly. They turned their heads. Yes she wanted them to join in. So she sucked 3 cocks. Then she asked them to fuck her ass. All three took turns fucking her ass as she was sucking the other two dicks until the whole team came on her face and in her mouth.
“Ahhhh,Akkkhhh,Sssst,enak,Ryan,terus,Ahhhh”
Vaginanya mengeluarkan cairan hangat yang membasahi kontolku,lalu kupelankan sedikit karena aku sudah merasa mau keluar,kuangkat tubuhnya ke kursi sebelah,lalu kusodorkan kontolku padanya,dia mengocoknya,lalu keluarlah spermaku yang membasahi mukanya. Selama pekerjaan banyak kukeluarkan godaan padanya disertai candaan,membuatnya tersenyum malu dan mukanya memerah,membuatku terpesona padanya,wajahku yang disebut ganteng oleh teman -temanku sering dilirik oleh Rena.Jam 3 pekerjaan kami sudah selesai,sedangkan aku menyuruh untuk dijemput jam 5,akupun disuruh menemani Rena dulu,sambil menunggu jemputan.“Ryan,hari ini kita kerja kelompok di rumahku,ya?”Rena datang ke arahku“Oke,deh,jam berapa?”Tanyaku disertai anggukan“Hmmm,jam 1,deh,kira – kira sampai jam 5″Jawabnya disertai senyuman manis
Akupun mengangguk dengan senyum,Rena memang gadis paling cantik di kelasku,wajahnya manis,imut,dan cantik,tapi tubuhnya sangatlah indah,dengan payudara sedang,kulit putih,dan pantat berisi,banyak yang benar – benar jatuh cinta padanya,termasuk aku,ataupun orang yang hanya nafsu melihatnya dan menggodanya.Aku sungguh beruntung,Bu Selvi memilihkan kelompokku,aku dan Rena,banyak teman yang iri padaku. “Ryan,kamu lucu banget,ya?”“Oh,tentu,dong”Jawabku bangga“Tapi kamu juga ganteng”“Ahh,kamu juga cantik,kok”Jawabku romantis. Saat aku masuk,aku disambut oleh Rena dan ibunya,aku tertegun melihat





















