“Ini ya, Pak, yang pingin dipuaskan..?” Tanya perempuan cantik itu sambil tersenyum manis.“Pintar kamu, Sar..” Pak Chandra melenguh keenakan. Dia setengah berharap Sari lekas keluar dan menemuinya di teras.Malam terasa semakin dingin dan Pak Chandra ingin segera pulang ke rumahnya yang hangat. XNXX bokep Tangannya merangkul ke belakang, menahan kepala Sari agar tidak dapat bergerak.“Emmph, Pak..!” Di Luar dugaan, Sari menyambut pagutan kasar itu.Dalam waktu singkat, mereka sudah saling melumat dengan sangat ganas. Bibirnya kembali memberikan ciuman, dan Sari membalas pagutan itu dengan tak kalah ganas.“Eghh.. Cairan itu membasahi penis hitam Pak Chandra yang masih terbenam jauh, geli sekali rasanya.Pak Chandra terdiam di atas tubuh telanjang Sari, ia berikan ciuman mesra di bibir perempuan cantik itu. Ia tergagap, jantungnya berdebar keras ingin menyaksikan pemandangan itu lebih lama.. Bibir tuanya gemetar, tak menyelesaikan panggilan nama Sari yang semula diucapkan berkali-kali. Wanita itu ternyata gampang sekali mencapai klimaks“Ughh.. “Ayo, Sar, cepetan!” lambainya penuh semangat.Lagi-lagi Sari menanggapinya dengan tertawa genit.




















