Jadi aku tidak tanggapin serius pertanyaan doi.Tetapi kujawab, “Oh…. Bokef Kulihat Irene duduk di tepi ranjang, sedangkan Andre berlutut di hadapannya sedang sibuk menjilat belahan paha bagian dalam.Tubuh mulus bagian atas Irene sendiri sudah terbuka, demikian juga dengan branya yang tidak terlihat lagi ada dimana. kalau aku benar dalam mempertahankan pendapat tentunya dengan jalan pikiran yang logis, pasti dia mengakuinya.Selama acara P4 yang 2 minggu lebih itu, Irene nempel terus ke aku. Kami berjalan menyusuri gang-gang sempit di sekitar kampus ini. Dengan sabar aku menanti kembali gerakan-gerakan yang tentunya kuharapkan memberikan pandangan hidup yang lebih baik lagi. Pokoknya pegang saja mata kuliah pokok dan lulus, maka kami dapat naik tingkat. Jadi kututup lagi lubang itu.Sekarang aku tiduran di lantai disusul oleh yang lain. Asal yang minornya tidak jeblok banget. Andre adalah anak Surabaya, sama dengan Sandra, hanya saat itu aku lain group dengan Sandra, sehingga waktu itu belum dekat benar.




















